Cara Membuat Kopi Tubruk Khas Indonesia

Cara Membuat Kopi Tubruk Khas Indonesia

Cara membuat kopi tubruk, tentu semua orang sudah sudah sangat mengetahuinya, hanya dengan menuangkan air panas kedalam cangkir yang berisi bubuk kopi.

Namun, untuk menghasilkan rasa dan aroma dari bubuk kopi, Kita harus mengerti takaran yang pas dari setiap bahan yang Kita gunakan. Juga beberapa teknik lainnya.

Walau terdengar mudah dan sederhana, namun sebenarnya pembuatan kopi tubruk ini tergolong sangat sulit untuk menyajikan kopi tubruk dengan rasa yang konsisten.

Mungkin Kalian pernah merasakan kopi yang Kalian buat begitu terasa nikmat, Namun saat Kita mencoba untuk membuatnya kembali, rasa dari kopi itu berbeda.

Ini bisa terjadi dari banyak aspek, seperti kesegaran dari bubuk kopi sudah berkurang, suhu air yang berbeda dan lainnya.

Cara membuat Kopi Tubruk Kalian harus memperhatikan beberapa aspek. Berikut aspek yang harus diperhatikan dalam pembuatan kopi tubruk:

Perbandingan Kopi dan Air

Banyak pendapat tentang perbandingan antara kopi dan air dalam membuat kopi tubruk. Mulai dari perbandingan 1:10 lalu 1:12, bahkan tidak sedikit yang menakar dengan sendok makan atau sendok teh. Itu tidak salah, jika memang sesuai dengan selera Kalian.

Kami juga menggunakan takaran 1:10. Biasanya Kami menggunakan sebuah cangkir dengan ukuran air kurang lebih 150 ml. Sehingga kopi yang Kami gunakan untuk secangkir itu sebanyak 15 gr atau 1 sendok makan.

Ukuran Gilingan Kopi

Halus atau kasarnya bubuk kopi digiling sangat berpengaruh terhadap rasa kopi tubruk yang dihasilkan. Jika Kalian sudah memiliki Manual Grinder, mungkin sudah mudah untuk menganalisa ukuran bubuk kopi yang sesuai dengan selera.

Namun, secara logika gilingan kasar akan memiliki ukuran yang besar sehingga memiliki banyak ruang untuk masuknya air panas. Ini akan menghasilkan rasa dengan karakter asam .

Sedangkan untuk gilingan halus memiliki ukuran yang kecil sehingga memiliki sedikit ruang ekstraksinya. Sehingga menghasilkan rasa asam yang cinderung pahit. Namun ini masih bisa dimanipulasi dengan perbandingan air dan kopi.

Suhu Air Panas

Secara umum, suhu air yang bagus adalah antara 92 s/d 96 derajat celcius. Namun, ini akan sulit jika Kalian tidak memiliki thermometer.

Namun Kalian bisa mengira-ngira dengan cara, saat air sudah mendidih atau 100 derajat celcius. Matikan api dan Kalian bisa siapkan segalanya untuk membuat kopi tubruk. Sehingga suhu air akan sedikit menurun hingga titik terbaik. 

Cara Menuang Air

Mungkin Kalian memiliki cara tersendiri dalam menuang air panas kedalam cangkir yang berisi bubuk kopi. Ada yang menuang secara memutar, ada yang menuang langsung dari tengah dan ada yang menuang dari pinggir cangkir dan mengenai dasar bubuk kopi.

Cara menuang air panas ini berpengaruh pada ekstraksi bubuk kopi. Karena dengan menuang air kecangkir akan menghasilkan gelembung, semakin sedikit gelembung yang dihasilkan maka semakin besar kemungkinan air panas mengenai bubuk kopi. 

Penyajian Kopi Tubruk

Kalian pasti memiliki cara masing-masing untuk menikmati kopi tubruk buatan Kalian kan? Entah itu langsung disruput, di aduk terlebih dahulu, atau menghentakan gelas untuk menurunkan ampasnya.

Mungkin itu semua tidak berpengaruh langsung dengan rasa dari kopi tubruk itu, hanya pengaruh kepada karakter rasa yang masih tertahan dan terkumpul dibagian permukaan cangkir.

Itulah Aspek-Aspek yang harus diperhatikan dalam membuat Kopi Tubruk. Kami sangat menyarankan kepada Kalian Untuk menyimpan kopi dalam bentuk biji dan menggiling dengan Manual Grinder saat Kalian menginginkannya. Sehingga aroma dan rasa dari kopi tersebut tidak rusak.

Posting Komentar